Garap Flyover, Target 950 Meter

2019-02-04 00:50:55

JLLB Mulai Dilanjutkan, Pembebasan Terus Jalan

Surabaya – Pembebasan lahan di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, belum sepenuhnya rampung. Meski begitu, proyek jalan lingkar luar (JLLB) di Sememi mulai dikerjakan. Tahun ini yang digarap adalah Flyover dengan panjang 950 meter.

Titik awal pengerjaan berada di wilayah RW 4 Kelurahan Sememi. Tepatnya di bekas tanah kas desa (BTKD) yang terletak persis di utara Jalan Raya Sememi. “Alat berat sudah masuk, tapi masih proses persiapa,”kata Site Engginer Proyek JLLB dari PT Prasasti Tiara Ayunda KSO Irvan.

Irvan mengatakan, awal pengerjaan sedikit telat. Semestinya, proses pembangunan bisa di mulai sejak awal tahun kemarin. Namun, karena ada masalah dengan warga yang menempati lahan, dia baru bisa mendatangkan alat berat pada minggu lalu.

Saat ini tahap pengerjaan masih pengurukan untuk akses masuknya alat berat. Sebab, lokasi yang digunakan masih berupa lahan kosong. Dikhawatirkan tanahnya kurang padat. Jika pembuatan akses di RW 4 beres, pengurukan dilanjutkan di selatan Jalan Sememi. Tepatnya di RW 1 Sememi Jaya.

Setelah itu, tiang pancang dipasang. Yang didahulukan adalah wilayah Sememi Jaya RW 4 dan Sememi Baru RW 4 dan Sememi Baru RW 9. Sebab, di bagian selatan Jalan Raya Sememi masih ada pengerjaan box culvert.

JLLB dibangun secara bertahap. Untuk tahun ini, pengerjaan hanya dilakukan di sisi timur. “Nanti kalau selesai, ada lelang pengerjaan lagi,” ujar Irvan saat di lokasi pengerjaan kemarin.

Dia juga menjelaskan bahwa JLLB yang dibangun di wilayah Sememi memiliki model flyover. Dengan demikian, JLLB berada di atas Jalan Raya Sememi dan rel kereta. Titiknya di mulai dari RW 1 Sememi jaya hingga RW 9 Sememi Baru. Titik terakhir sekitar 200 meter dari rel. “Pokoknya, total panjang pengerjaan tahun ini 950 meter,” terangnya.

Akses penghubung JLLB dengan tol Romokalisari itu juga memiliki lebar 55 meter. Menurut Irvan, pengerjaanya ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

Sementara itu Camat Benowo Muslich Heriadi mengatakan, kini tidak ada lagi masalah dengan warga. Pihaknya sudah ngobrol dengan warga. Ada beberapa kesepakatan atau permintaan warga saat sosialisai berlangsung. Yakni, warga meminta dibangunkan gedung serbaguna. Selain itu, mereka minta dibuatkan saluran di sekitarnya agar tidak terjadi banir lagi. Mengenai hal itu, dia menuturkan bahwa pemkot berjanji membangunkan gedung serbaguna di wilayah Sememi Kidul. Bagitu pula masalah perbaikan saluran.

Dia menambahkan, bakal ada sosialisasi ulang dengan warga dan tokoh masyarakat. Terutama diwilayah RW 1 Sememi Jaya dan RW 9 Sememi Baru. (omy/c6/any)